Oleh: pkmselogiri | 10 Juni 2010

KARYAWAN/TI PUSK. SELOGIRI

PUSKESMAS SELOGIRI PUSKESMAS SANTUN LANSIA

Jl. Gunung Wijil, Kaliancar Kecamatan Selogiri 57652

No. Telp. (0273) 322533

Kepala Puskesms Selogiri

dr. Pitut Kristiyanta Nugraha, MM

Tempat /Tgl Lahir : Surakarta,      Maret 1971

Alamat Rumah :

1. PerumDin Puskesmas  Selogiri (Praktek Pagi dan Sore)

2. Surakarta

BIDAN

SULASTRI

Tempat/Tgl Lahir : Wonogiri,

Alamat Rumah : Dusun Gemutren Desa Pule Selogiri

Per tgl 1 Juli 2010 Beliau Purna Tugas

BIDAN

SUSILOWATI

Tempat/Tgl Lahir : Wonogiri,

Alamat : Lingkungan Josutan Kalurahan Kaliancar Selogiri

RR

SUNARTI, SE

BIDAN PENGELOLA KIA

SITI MARYAMAH, SSt

Tempat/tgl lahir : Boyolali,         Maret 1961

Alamat Rumah : Dusun Kalikatir Desa Nambangan Selogiri

KA TU

MARSONO

Tempat/tgl lahir : Klaten,

Alamat Rumah : Kalurahan Wonokarto Kecamatan Wonogiri

PERAWAT

SRI SULARTI, SKep

Tempat/tgl lahir : Wonogiri,

Alamat Rumah : Desa Sendangijo Selogiri

KESLING

SUHARTANTO, AMKL

PERAWAT

SUNARNI,S Kep

RR

SUGIYARNI

ANIK SURYANTI, SKM

BIDAN

PARE SELOGIRI

Alamat Rumah : Kalurahan Gayam Sukoharjo

BIDAN

DEWI MASHITHOH

Tempat/tgl lahir : Bogor, 19 September 1974

Alamat Rumah : Desa Keloran Selogiri

FISIOTHERAPI

ANNISA SYAFIATUN

Tempat/Tgl lahir : Yogjakarta,

Alamat Rumah : Gn Kidul Yogjakarta

Oleh: pkmselogiri | 30 Mei 2010

P4K Kecamatan Selogiri =Ex. Desa jendi

V I S I

“Dengan Pelayanan Kesehatan Ibu , Bayi ,Balita, Remaja, dan Lansia yang PRIMA Mewujudkan  Masyarakat Desa Jendi yang BERKWALITAS DAN MANDIRI. “

M I S I

•Meningkatkan kwalitas SDM
•Meningkatkan prasarana dan sarana pelayanan kesehatan PKD Jendi
•Meningkatkan peran serta masyarakat
•Meningkatkan kemampuan kemandirian, kebersamaan masyarakat dalam penanganan untuk mengatasi masalah kesehatan wujud keberhasilan DSS
•Meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan
•Meningkatkan kwalitas dan kwantitas pelayanan kesehatan di PKD Jendi pada khususnya dan di Puskesmas pada Umumnya

Luas Wilayah Desa Jendi   : 508.1270 Ha.

Jumlah KK  : 1670 KK

Jumlah Penduduk   : 7104 Jiwa

•Laki-laki  : 3626 Jiwa
•Perempuan  : 3478 Jiwa

Batas wilayah Desa Jendi

•Sebelah Selatan  : Desa Keloran
•Sebelah Utara  : Desa Pule
•Sebelah Barat  : Desa Kepatihan
•Sebelah Timur  : Desa Singodutan

DATA SASARAN TAHUN 2010

Ø BUMIL  :    69
Ø BULIN  :    66
Ø BAYI  :    63
Ø ANAK / BALITA  :  252
Ø REMAJA  :  806
Ø LANSIA  : 3134
Ø PUS  : 1343

KEGIATAN P4K DESA JENDI

qSOSIALISASI P4K
q PENDATAAN SASARAN
q PENDATAAN BAYI, BALITA DAN BUMIL RESTI
q PEMBAHASAN PWS KIA BERSAMA FKD
q DONOR DARAH
q PEMASANGAN STIKER DAN TANDA
qAMBULAN DESA
q PEMBAHASAN BUMIL RESTI
q SENAM HAMIL
q KUNJUNGAN RUMAH BAYI, BALITA DAN BUMIL RESTI
PEMBERIAN BANTUAN DASOLIN KE BULIN

REALISASI s/d APRIL 2010

ØBUMIL  :     62
Ø BUMIL RESTI  :       9
Ø BULIN  :      31
Ø BAYI  :      32
Ø ANAK / BALITA  :   206
Ø REMAJA  :   680
Ø LANSIA  :  1663
Ø PUS BER KB  :  1087

DATA P4K DESA JENDI

qBUMIL   : 62
q BUMIL BERSTIKER  : 62 (100 %)
q BUMIL RESTI  :   9
1.BUMIL TAHU BAHAYA KEHAMILAN  :  56
2.BUMIL TDK TAHU BAHAYA KEHAMILAN  :    6
q RENCANA BERSALIN
1.PKD  : 2
2.BPS  : 54
q RENCANA TRANSPORT
1.KELUARGA  : 100 %
q RENCANA PENDONOR DARAH
1.KELUARGA  : 100 %
qBULIN  : 31
Oleh: pkmselogiri | 30 Mei 2010

Ada apa dengan Puskesmas Selogiri

A. Kebijakan Dasar Puskesmas
Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. Dengan kata lain Puskesmas mempunyai wewenang dan tanggung jawab atas pemeliharaaan kesehatan masyarakat dalam wilayah kerjanya.
Wilayah kerja puskesmas meliputi satu kecamatn atau sebagian dari kecamatan. Faktor kepadatan penduduk, luas daerah, keadaan geografik dan keadaan infrastruktur lainnya merupakan bahan pertimbangan dalam menentukan wilayah kerja Puskesmas.
Puskesmas merupakan perangkat Pemerintah Daerah, sehingga pembagian wilayah kerja Puskesmas ditetapkan oleh Bupati, dengan saran teknis dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Sasaran penduduk yang dilayani oleh sebuah Puskesmas rata-rata 30.000 penduduk setiap Puskesmas. Untuk perluasan jangkauan pelayanan kesehatan maka Puskesmas perlu ditunjang dengan unit pelayanan kesehatan yang lebih sederhana yang disebut Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling.
Dengan adanya Otonomi daerah, setiap daerah kabupaten/kota mempunyai kesempatan mengembangkan Puskesmas sesuai Rencana Strategis (Renstra) Kesehatan Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD).
Tujuan pembnagunan Kesehatan adalah meningkatkan kesadaran , kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. Keberhasilan pembangunan tersebut berperan penting dalam meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.
Untuk mencapai tujuan tersebut diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu. Puskesmas adalah penanggung jwab penyelenggaraan upaya kesehatan untuk jenjang tingkat pertama.
Visi Pembangunan Kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas adalah tercapainya Masyarakat Sehat dan Sejahtera menuju terwujudnya Indonesia sehat. Masyarakat Sehat dan Sejahtera adalah gambaran masyarakat masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan yakni masyarakat yang hidup dalam lingkungan dan perilaku sehat, memiliki kemampuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, sehingga kesejahteraan hidup dapat tercapai.
Untuk mencapai masyarakat Sehat dan Sejahtera perlu respon Pemerintah yang terkoordinasi dan respon masyarakat yang terkoordinasi dengan baik. Desa Siaga merupakan salah satu upaya terobosan atau strategi yang memiliki daya ungkit menggerakkan dan memberdayakan masyarakat.
Pengembangan Desa menuju Desa Siaga perlu upaya fasilitas untuk mendorong masyarakat sadar, mau dan mampu serta peduli dalam mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan seperti kurang gizi, penyakit menular dan tidak menular, kejadian bencana, kecelakaan dan deteksi dini maslah kesehatan termasuk Kejadian Luar Biasa (KLB). Peningkatan kepedulian dan kesiapa siagaan masyarakat dengan memanfaatkan potensi setempat, serta mendorong kebersamaan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan secara dini menuju Desa sehat yang mandiri.
Misi Pembagunan Kesehatan yang diselenggarakat Puskesmas adalah mendukung tercapainya misi Pembangunan Kesehatan Nasional. Misi tersebut adalah :
1. Menggerakkan Pembangunan berwawasan Kesehatan di Wilayah kerjanya
2. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wilayah kerjanya.
3. Memelihara dan meningkatkan mutu, pemerataan dan keterjangkauan pelayanan Kesehatan yang diselenggarakan.
4. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga dan masyakat beserta lingkungannya.

B. Program Pembangunan Kesehatan di Puskesmas Selogiri
Puskesmas Selogiri seperti halnya Puskesmas kesehatan masyarakat khususnya di Wilayah Kecamatan Selogiri. Puskesmas juga merupakan satu kesatuan Organisasi Kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat dan juga membina peran serta masyarakat. Pada saat ini pelayanan sesuai dengan standart palayan minimal yang meliputi penyuluhan kesehatan masyarakat (Promkes), penyehatan lingkungan, perbaikan gizi masyarakat,pencegahan dan pengendalian penyakit serta pengobatannya.
Untuk mendapatkan persepsi tentang arah dan kebijakan ,perlu disampaikanhasil Pembahasan Tim Mutu Puskesmas Selogiri mengenai Visi dan Misi Puskesmas Selogiri.Dengan memahami visi dan misi ini, diharapkan akan terciptanya komitmen yang kuat dari Pemkab – Dinas Kesehatan Kabupaten – Puskesmas Sekogiri – Stake Holder – Masyarakat untuk membangun kewilayahan sesuai harapan.Visi dan misi ini juga sebagai acuan dalam merumuskan program –program pembangunan baik untuk jangka pendek (tahunan) maupun jangka menengah (lima tahunan).

B. 1. VISI
” Dengan pelayanan prima mewujudkan masyarakat Selogiri Sehat Sejahtera 2014”

Penjelasan terhadap visi tersebut adalah sebagai berikut :
a. Puskesmas Selogiri senantiasa memberikan pelayanan yang memenuhi kaidah-kaidah prima di segala lini yang mendekati , paling mendekati denagan kepuasan pelanggan.
b. Kebutuhan dan keinginan pelanggan dapat terpenuhi sesuai batas-batas kemampuan prioritas pelayanan.
c. Pelayanan prima yang diberikan meliputi aspek Puskesmas sebagai pusat pembangunan kesehatan, pusat pemberdayaan kesehatan masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan strata I.
d. Dengan prima di tiga aspek tersebut diharapkan pada tahun 2014 dapat terwujud masyarakat selogiri yang mempunyai perilaku hidup sehat sehingga kesejahteraan hidup dapat tercapai.

B. 2. MISI
Untuk mewujudkan visi tersebut perlu dilakukan upaya-upaya sebagai berikut yang termaktup dalam misi Puskesmas selogiri :
1. Meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan
2. Menumbuh kembangkan Peran Serta Masyarakat
3. Meningkatkan kualitas SDM Puskesmas Selogiri
4. Meningkatkan Prasarana dan sarana kesehatan yang berkualitas
Sesuai dengan strategi pembangunan yang diwujudkan dalam pilar – pilar pembangunan kesehatan Nasional, pada saat ini Puskesmas Selogiri mengejawantahkan Visi dan Misi pembangunan kesehatan ke dalam upaya – upaya kegiatan yang terdiri dari:
a. Upaya Kesehatan Wajib ( Standar Pelayanan Minimal) terdiri dari :
1. Upaya Promosi Kesehatan (Promkes)
2. Upaya Kesehatan Lingkungan (Kesling)
3. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB)
4. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat (Gizi)
5. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2)
6. Upaya pengobatan (BP)
b. Upaya Kesehatan Pengembangan terdiri dari :
1. Upaya Kesehatan Sekolah (UKS)
2. Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas)
3. Upaya Kesehatan Jiwa
4. Upaya Kesehatan gigi dan mulut
5. Upaya kesehatan Lansia
6. Upaya Penunjang Medis ( Laboratorium dan Pegelolaan obat)
7. Upaya Kesehatan Mata
8. Sistim Informasi Kesehatan (SIK)
9. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional
10. Upaya Kesehatan Kerja
ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI

A. ARAH KEBIJAKAN
Perjalanan Pembangunan pelayanan kesehatan Puskesmas Selogiri disusun dalam Rencana Kerja Tahunan sebagai berikut :
 Pra Renja 2004
 Renja 2005
 Renja 2006
 Renja 2007
 Renja 2008
 Renja 2009
B. STRATEGI
Strategi diperlukan untuk memperjelas arah dan tujuan Pembangunan pelayanan kesehatan Puskesmas Selogiri dalam 5 tahun ke depan. Strategi disusun berdasarkan faktor-faktor internal dan eksternal di wilayah kerja Puskesmas Selogiri.Strategi sebagai pendekatan dasar akan mampu mendongkarak perubahan Usaha Kesehatan Masyarakat dan Usaha Kesehatan Perseorangan secara bermakna. Karena itu, pilihan strategi yang tepat dalam membangun pelayanan kesehatan di Puskesmas Selogiri menjadi sangat penting.
Dalam kaitan ini, digunakan 2 (dua) pendekatan implementasi, yaitu:
 Pendekatan Partisipasif : Guna mewujudkan Puskesmas Selogiri yang mandiri dengan melibatkan peran serta masyarakat melalui proses pemberdayaan dengan membangun masyarakat yang Partisipasif, kemitraaan dan Investasi, dengan mengedepankan prinsip demokratisasi, kesetaraan dan keberpihakan pada masyarakat.
 Pendekatan Komprehensif : Mewujudkan Puskesmas Selogiri untuk mendukung tata ruang Kabupaten/Kecamatan yang memiliki nilai strategis sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah/kawasan, secara berkeadilan, ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kedua strategi tersebut diimplementasikan secara sinergis, terintegrasi, bertahap dan berkesinambungan.
Strategi merupakan alat penghubung antara Visi, Misi, Arah Kebijakan dan pokok –pokok Kebijakan Pembanguan dalam satu paket dengan strategi di setiap Bidang Pembangunan.
Strategi dilahirkan dari pengamatan setiap bidang sehingga secara umum bersifat memayungi strategi di setiap bidang.
Strategi tersebut meliputi:
 Optimalisasi pelayanan kesehatan dengan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia ( HEALTH CAPACITY BUILDING).
 Mengembangkan sistem pelayanan kesehatan; Managed Care, Utilisasi Pelayanan Kesehatan di Puskesmas, Prosedur tetap pelayanan kesehatan, Unit of Cost dan administrasi pelayanan publik yang efisien, efektif, transparan, akuntabel dan profesional dengan menjunjung tinggi nilai-nilai good governance untuk meningkatkan kualitas fungsi pelayanan pemerintah kepada masyarakat ( CAPACITY BUILDING).
 Mengembengkan Sistem mamajemen keuangan yang mendukung peningkatan potensi pelayanan kesehatan, pengelolaan, dan pemanfaatan keuangan yang digunakan sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan aspek-aspek tertib, efektif, efisien, transparan dan bertanggung jawab.
 Menekan high cost economic dan menciptakan Sistem pelayanan kesehatan yang terjangkau (Managed Care).
 Mengembangkan Sistem database yang bersifat informatif, aktual dan mudah diakses oleh masyarakat untuk m,encapai terciptanya Pembangunan berbasis pada profesinalisme, terstruktur, sistematis dan akuntabel. (Sistem Rekam Medik dan SIMPUS).
 Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan menyediakan dan memanfaatkan secara optimal sarana dan prasarana kesehatan, agar setidaknya mencapai Standar Minimum Pelayanan Kesehatan.
 Mengembangkan usaha-usaha pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat dengan didasarkan prinsip kemitraan bersama dan usaha besar untuk menciptakan jaringan yang kuat.
 Membangun komunikasi dengan stake-holde di lingkungan wilayah kerja Puskesmas, maupun diluar wilayah kerja Puskesmas.
 Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana fisik dan iptek sehingga mampu bersaing dan memperoleh Akreditasi.

C. INDIKATOR KINERJA UNTUK STRATEGI
Strategi digunakan oleh Puskesmas Selogiri dalam 5 tahun mas kerja dalam rangka mewujudkan visi dan misi dan arah kebijakan pembangunan. Kinerja Puskesmas Selogiri dapat dievaluasi dari keberhasilan pemerintah untuk menerapkan Strategi, sedemikian rupa sehingga dapat mencapai tujuan. Ukuran keberhasilan pelaksanaan strategi ditunjukkan oleh capaian Indikator Kerja. Secara umum, Indikator Kinerja yang menunjukkan keberhasilan pelaksnaan strategi adalah sebagai berikut:
a. Bidang Usaha Kesehatan Perseorangan
1). Indeks Kepuasaan pengguna jasa Pelayanan Kesehatan semakin baik (Private Satisfaction), yang dapat diukur dengan berpedoman pada Kepmenpan 25/M. PAN/2/2004, tentang Pedoman umum penyusunan indeks kepuasan masyarakat di unit Instansi Pemerintah
2). Indeks Keluhan Masyarakat pengguna jasa, yang dapat diukur dengan berpedoman pada Kepmenpan Nomor : 80/M.PAN/3/2002 tentang Intensifikasi Penanganan Pengaduan Masyarakat
3). Protap dan SPM pelayanan UKP semakin disempurnakan sesuai dengan indeks private satisfaction dan teknologi yang terus berkembang.
4). Dikembangkannya usaha –usaha menuju ISO- 9001 ( Bidang pelayanan ) Bidang Usaha Kesehatan Masyarakat.
5). Meningkatnya kualitas kesehatn masyarakat dengan dukungan layanan kesehatan yang bermutu.
6). Sustainnibility program-program UKM dan hasil kegiatan UKM semakin membaik dan meningkat (dikomparatifkan dengan indikator Indonesia Sehat 2010 atau indikator Wonogiri Sehat 2008).
7). Dikembangkannya Pelayanan Kesehatan berbasis masyarakat.
b. Bidang Manajemen Puskesmas
1) Terciptanya Sistem pelayanan kesehatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai good governance – transparansi dan akuntabilitas partisipasif.
2) Terwujudnya Sistem pelayanan kesehatan yang efisien, efektif dan profesional dengan dukungan Sistim Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD), Sistim Rekam Medik dan Sistim Manajemen Puskesmas (SIMPUS).
3) Terwujudnya Sistim pelayanan dan konsep PUSKESMAS by LAW
4) Dikembangkannya usaha-usaha memperoleh Akreditasi Puskesmas.
A. KEADAAN GEOGRAFI
Puskesmas wilayah Kecamatan Selogiri mempunyai wilayah kerja satu kecamatan yang terdiri dari 10 desa dan 1 kelurahan dan merupakan daerah dataran dan sebagian perbukitan. Dengan batas-batas wilayah sebagai berikut, sebelah :
– Barat : wilayah kerja Puskesmas Bulu Sukoharjo
– Utara : wilayah kerja Puskesmas Nguter Sukoharjo
– Selatan : wilayah kerja Puskesmas Manyaran Wonogiri
– Timur : wilayah kerja Puskesmas Puskesmas Wonogiri II

Peta wilayah Kerja Puskesmas Selogiri

Jarak dari puskesmas ke wilayah kerja kecamatan Selogiri / ke ibu kota

Kabupaten Wonogiri + 6 – 7 km, dengan luas wilayah 50.178.9050 Ha secara administratif pemerintah Kecamatan Selogiri dibagi menjadi 10 Desa dan 1 Kelurahan, jumlah dusun 91,jumlah Rt 294 RT dan jumlah RW 95 RW.
Luas Wilayah Selogiri 4817.538 km2

B. POTENSI WILAYAH
1. Sumber daya alam antara lain :
a. Tanah
 Sawah Irigasi Teknis : 340,321 Ha
 Sawah Irigasi ½ Teknis : 655,1485 Ha
 Irigasi Sederhana : 795,8505 Ha
 Tadah Hujan : 542,2865 Ha
 Tegalan : 679,5530 Ha
 Pekarangan : 1.100,1415 Ha
 Padang Gembala : 3,8100 Ha
 Tambak/kolam : 0,55 Ha
b. Hutan
 Hutan Negara : 865,3 Ha
 Lain-lain : 451,056 Ha
c. air
 Sumber air untuk Air Minum
 Sumber air untuk irigasi
d. Tambang Galian C
 Batu kali hitam
 Batu Gamping
 Pasir batu
 Pasir tras

C. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA
Jumlah Penduduk di wilayah kerja Puskesmas Selogiri sebanyak 56.939 Jiwa dengan variabel sebagai berikut :
1. Berdasarkan Jenis Kelamin.

Perempuan : 28.663    Laki-lai : 28.276 JUMLAH : 56.939
Sumber data : Kantor Kecamatan Selogiri 2009

Jumlah KK : 11.239 KK

Sarana Pendidikan
• Jumlah TK : 24 unit
• Jumlah SD : 34 unit
• Jumlah SLTP : 5 unit
• Jumlah SLTA/SMK : 2 unit

3. Berdasarkan Jenis PekerjaanTabel Perbandingan penduduk berdasarkan Jenis Pekerjaan
Penduduk di atas usia 10 Tahun
No Jenis Pekerjaan Jumlah %
a. Petani sendiri : 7.353 16,55%
b Buruh tani : 1.833 4,12%
c. Nelayan : 14 0,03%
d. Pengusaha sedang / besar : 310 0,70%
e. Buruh bangunan : 1.955 4,40%
f. Pengusaha kecil : 215 0,48%
g. Buruh industry: 1.106 2,49%
h. Pedagang : 12.349 27,79%
i. Pengangkutan : 840 1,89%
j. Pegawai Negeri:  1.412 3,18%
k. ABRI : 222 0,50%
l. Pensiunan : 392 0,88%
m. Lain-lain : 16.436 36,99%
Jumlah : 44.437 100,000%
Sumber data : Kantor Kecamatan Selogiri 2009

Sarana Ekonomi
• Pasar : 5 pasar
• KUD : 2 KUD
• BKK : 1 BKK
• Bank : 2 BRI
4. Jumlah Penduduk Menurut Agama :
Tabel Perbandingan Jumlah Pemeluk Agama
No Agama Jumlah %
a Islam 53522 : 98,297%
b Kristen Khatolik 271 : 0,498%
c Kristen Protestan 645 : 1,185%
d Budha 8 : 0,015%
e Hindu 3 : 0,006%
JUMLAH 54449 : 100,000%
Sumber data : Kantor Kecamatan Selogiri 2009

Sarana Ibadah
• Masjid : 87
• Gereja : 6
5. Tempat –tempat Umum (TTU)
1. Hotel / Peginapan 1 buah
2. Kolam renang _ buah
3. Masjid 87 buah
4. Gereja 6 buah
5. Terminal 2 buah
6. Bioskop _ buah
7. Salon 8 buah
8. Pangkas rambut 3 buah
9. Pasar 5 buah
10. Rice mill 15 buah
11. Rumah sakit umum 2 buah
12. Rumah Sakit khusus anak 2 buah
13. Rumah sakit khusus kebudanan dankandungan 1 buah
14. Rumah bersalin 3 buah
15. Bidan Praktek Swasta 13 buah
16. Balai pengobatan 5 buah

6. Tempat Pengelolaan Makanan
1. Industri Makanan 18 buah
2. Rumah makan dan Restoran 6 buah
3. Jasa boga dan / katering 3 buah
4. Warung makan 36 buah

7. Data Dasar Peran Serta Masyarakat di wilayah Kec. Selogiri
1. Puskesmas Pembantu 4
2. Puskesmas Keliling 1
3. Jumlah desa/kalurahan 11
4. Desa dengan posyandu 11
5. Desa dendan Polindes 11
6. Polindes 11
7. Desa dengan POD 7
8. Pos Obat Desa (POD) 8
9. Desa dengan TOGA 11
10. Pondok Pesantren 2
11. KUD 2
12. LSM 1
13. Pabrik 3
14. Pabrik dengan klinik 2
15. Kelompok pengrajin 5
16. Karang Taruna 92
17. Jumlah

D. SARANA DAN PRASARANA
1. Perangkat keras
a) Sarana pelayanan
• Puskesmas induk : 1
Puskemas Selogiri Tampak Depan Puskesmas Selogiri Tampak Sebelah Barat

Ruang Pendaftaran Ruang UGD/BP

Ruang Obat Ruang Kesga

Ruang Fisioterapi Ruang Imunisasi

Ruang BP Gigi Ruang Laboratorium

R Penerimaan Obat dan R Tunggu Ambulance

• Pustu : 4
• PKD : 11
• Rumah bersalin : 3
• Posyandu balita : 86
• Posyandu lansia : 17
• Pos UKK : 4
• POD : 8
• RS Swasta : 2
• RS swasta khusus anak : 1
• Balai pengobtan : 2
• BPS : 10
b) Sarana Transportasi
• Kendaraan roda empat/Pusling : 2 unit
• Sepeda motor : 7 unit
c) Perkantoran
• Komputer dan printer : 5 unit
• Laptop : 1 unit
• Mesin ketik : 3 unit
• Meja kantor : 10
• Meja tamu : 1 set
• Tempat duduk ruang tunggu : 7
• Kursi rapat : 25
2. Perangkat lunak
a) Ketenagaan
• Dokter Umum : 3
• Dokter gigi : 1
• Bidan : 17
• Perawat umum : 5
• Perawat gigi : 1
• Administrasi : 9
• Sanitarian : 2
• Farmasi : 1
• Laboratorium : 1
• Promkes : 2
• Pengemudi : 1
• Tata Usaha : 1
• Wiyata Bakti : 3
• Honda : 1
• Fisioterapi : 1

Oleh: pkmselogiri | 30 Mei 2010

Buletin “SELAT” Selogiri Sehat

Edisi Perdana (Pebruari 2010)

Selat adalah sebuah Wilayah perairan yang relatif sempit yang menghubungkan dua bagian perairan yang lebih besar dan karenanya pula biasanya terletak diantara dua permukaan daratan.  –Wikipedia -

Demikian juga Puskesmas  Selogiri adalah Institusi kesehatan yang relatif kecil, yang mewujudkan pembangunan kesehatan masyarakat Selogiri dalam mendukung arah kebijakan pembangunan Kecamatan Selogiri dan bekerja sama dengan Lintas Sektoral terkait.

Puskesmas Kecamatan Selogiri mempunyai wilayah kerja satu kecamatan yang terdiri dari 10 desa dan 1 kelurahan dan merupakan daerah dataran dan sebagian perbukitan. Dengan batas wilayah sebagai berikut, sebelah :

-       Utara               : Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo

-       Timur              : Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri

-       Selatan            : Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri

-       Timur              : Kecamatan Bulu Kabupaten Wonogiri

merupakan satu kesatuan Organisasi Kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat dan juga membina peran serta masyarakat. Pada saat ini  pelayanan sesuai dengan standart palayanan minimal yang meliputi kesehatan keluarga, penyuluhan kesehatan masyarakat (Promkes), penyehatan lingkungan, perbaikan gizi masyarakat, kesehatan gigi mulut, pencegahan dan pengendalian penyakit serta pengobatannya.

Untuk mendapatkan persepsi tentang arah dan kebijakan ,perlu disampaikan hasil Pembahasan Tim Gugus Kendali Mutu Puskesmas Selogiri mengenai Visi dan Misi Puskesmas Selogiri. Dengan memahami visi dan misi ini, diharapkan akan terciptanya komitmen yang kuat dari Pemkab – Dinas Kesehatan Kabupaten – Puskesmas Sekogiri – Stick Holder – Masyarakat untuk membangun kewilayahan sesuai harapan. Visi dan misi ini juga sebagai acuan dalam merumuskan program–program pembangunan baik untuk jangka pendek (tahunan) maupun jangka menengah (lima tahunan).

V I S I

” Dengan pelayanan prima mewujudkan masyarakat Selogiri Sehat Sejahtera 2014”

Penjelasan terhadap visi tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Puskesmas Selogiri senantiasa memberikan pelayanan yang memenuhi kaidah-kaidah prima di segala lini yang mendekati , paling mendekati dengan kepuasan pelanggan.
  2. Kebutuhan dan keinginan pelanggan dapat terpenuhi sesuai batas-batas kemampuan prioritas pelayanan.
  3. Pelayanan prima yang diberikan meliputi aspek Puskesmas sebagai pusat pembangunan kesehatan, pusat pemberdayaan kesehatan masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan strata I.
  4. Dengan prima di tiga aspek tersebut diharapkan pada tahun 2014 dapat terwujud masyarakat selogiri yang mempunyai perilaku hidup sehat sehingga kesejahteraan hidup dapat tercapai.

M I S I

Untuk mewujudkan visi tersebut perlu dilakukan upaya-upaya sebagai berikut yang termaktum dalam misi Puskesmas selogiri :

  1. 1. Meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan
  2. 2. Menumbuh kembangkan Peran Serta Masyarakat
  3. 3. Meningkatkan kualitas SDM Puskesmas Selogiri
  4. 4. Meningkatkan Prasarana dan sarana kesehatan yang berkualitas

Sesuai dengan strategi pembangunan yang diwujudkan dalam pilar – pilar pembangunan kesehatan  Nasional, pada saat ini Puskesmas Selogiri mengejawantahkan Visi dan Misi pembangunan kesehatan ke dalam upaya – upaya kegiatan yang terdiri dari:

  1. Upaya Kesehatan Wajib ( Standar Pelayanan Minimal) terdiri dari :
    1. Upaya Promosi Kesehatan (Promkes)
    2. Upaya Kesehatan Lingkungan (Kesling)
    3. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB)
    4. Upaya Kesehatan gigi dan mulut
    5. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat (Gizi)
    6. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2)
    7. Upaya pengobatan (BP)
    8. Upaya Kesehatan Pengembangan terdiri dari :
      1. Upaya Kesehatan Sekolah (UKS)
      2. Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas)
      3. Upaya Kesehatan Jiwa
      4. Upaya kesehatan Lansia
      5. Upaya Penunjang Medis ( Laboratorium dan Pegelolaan obat, Fisiotherapi)
      6. Upaya Kesehatan Mata
      7. Sistim Informasi Kesehatan (SIK)
      8. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional
      9. Upaya Kesehatan Kerja

Tiem Kreatife Buletin “SELAT” Puskesmas Selogiri

Pelindung

Penanggung Jawab

Pemimpin Redaksi

Staf Redaksi

Editor

Kontributor

Pendukung

:

:

:

:

:

:

:

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri

Kepala Puskesmas Selogiri

Dr. Pitut Kristiyanta Nugraha, MM

Martini

Annisa Syafiatun

Sigit Tri Wibowo

Karyawan/ti Puskesmas Selogiri

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.